Laman

Senin, 25 Juli 2011

Segelas Susu


Suatu hari, ada seorang pemuda miskin berjalan berkeliling dari rumah ke rumah menjual barang dagangan untuk membiayai sekolahnya. Setelah berkeliling ke beberapa tempat, ia menjadi sangat lapar dan kehausan tetapi sayangnya ia belum memiliki cukup uang untuk membeli makanan, maka dia memutuskan untuk meminta sedikit makanan penyangga perut di rumah berikutnya. Ketika dia sampai di pintu rumah berikut ternyata dia kehilangan keberaniannya ketika seorang wanita muda membuka pintu rumah kepadanya. Dengan perasaan malu dia menahan rasa laparnya dan hanya meminta segelas air saja untuk minum.

Wanita muda tersebut segera mengetahui dari gelagatnya bahwa pemuda yang sedang membawa barang-barang jualan ini terlihat lapar. Wanita muda itu lalu membawakan untuknya susu dalam gelas penuh. Dia meminumnya perlahan, kemudian bertanya, 
"Maaf, berapa saya berhutang pada Anda?"

"Anda tidak berhutang apapun kepada saya," jawab wanita muda tersebut. "Ibu kami telah mengajarkan untuk tidak menerima bayaran bagi kebaikan orang lain."
Pemuda miskin ini lalu mengucapkan terima kasih pada wanita muda itu atas segelas susu yang diberikannya.

Bertahun-tahun kemudian diketahui bahwa wanita muda tersebut mengalami sakit keras dan dalam kondisi kritis. Para dokter setempat bingung. Mereka akhirnya mengirimnya ke kota besar, di mana mereka memanggil seorang dokter spesialis untuk mempelajari penyakit langka yang menyerang wanita muda itu. Dr Howard Kelly dipanggil untuk berkonsultasi. Ketika ia mendengar nama pasien yang datang dari kota asalnya, tiba-tiba seberkas cahaya aneh memenuhi matanya. Serentak ia bangkit mengenakan seragam dokter dan pergi menuruni aula rumah sakit menuju kamar pasien yang mengalami sakit aneh itu. Dia langsung mengenali si pasien yang terbaring sakit diatas tempat tidur dan memutuskan untuk melakukan yang terbaik untuk menyelamatkan hidupnya. Sejak hari itu ia memberikan perhatian khusus untuk kasus ini.

Setelah melalui perjuangan panjang, pertempuran melawan penyakit itu dimenangkan oleh Dr. Kelly. Ia lalu meminta bagian administrasi Rumah Sakit untuk mengirimkan seluruh tagihan biaya pengobatan kepadanya. Kemudian ia menuliskan sesuatu di sudut kertas tagihan itu sebelum dikirim kepada pasien.

Ketika pasien wanita itu menerima tagihan biaya perawatan Rumah Sakit ia takut untuk membukanya, karena ia yakin bahkan ia harus menghabiskan sisa hidupnya untuk membayar semua tagihan itu. Namun dia melihat sesuatu yang menarik perhatiannya pada sudut nota tagihan.
Sebuah kalimat yang membuatnya sangat terharu penuh rasa syukur.
Disudut nota tagihan itu tertulis...

"Telah dibayar penuh dengan satu gelas susu."

Ttd


Dr Howard Kelly

Air mata sukacita membanjiri matanya saat itu dan ia mulai berdoa:
"Terima kasih Tuhan, karena kasih-Mu telah tercurah melalui hati dan tangan manusia"


"Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu.Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu."
(Lukas 6:38)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar